kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Bursa Asia mengantisipasi sinyal suku bunga The Fed


Senin, 18 Maret 2019 / 07:21 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia menguat di awal pekan ini. Senin (18/3) pukul 8.25 WIB, indeks Nikkei menguat 0,30% ke 21.515. Indeks Hang Seng menguat 0,35% ke 29.112.

Indeks Taiex naik 0,10% ke 10.449. Indeks Kospi naik tipis 0,04% ke 2.176. Indeks ASX pun menguat 0,10% ke 6.181. Straits Times menguat 0,39% ke 3.212 dan FTSE Malaysia naik 0,10% ke 1.682.

Data produksi manufaktur Amerika Serikat (AS) pekan lalu turun dalam dua bulan berturut-turut hingga Februari. Aktivitas pabrik di New York mencapai level terendah dalam dua tahun terakhir.

Data ekonomi AS yang buruk menyebabkan pasar berspekulasi bahwa Federal Reserve akan menahan suku bunga acuan pada pertemuan 19-20 Maret pekan ini. "Pasar menghitung tidak ada peluang kenaikan suku bunga pada bank sentral besar tahun ini, di luar Bank of England," kata Alan Oster, group chief economist National Australia Bank seperti dikutip Reuters.

Pagi ini, harga komoditas seperti minyak dan emas turun. Sementara indeks dollar melanjutkan penurunan Jumat lalu. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 96,56.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×