kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.735   -83,00   -0,47%
  • IDX 6.298   289,98   4,83%
  • KOMPAS100 840   45,68   5,75%
  • LQ45 630   32,77   5,49%
  • ISSI 215   8,81   4,27%
  • IDX30 357   17,68   5,21%
  • IDXHIDIV20 437   19,54   4,68%
  • IDX80 95   5,18   5,78%
  • IDXV30 117   3,85   3,41%
  • IDXQ30 114   5,38   4,93%

Bursa Asia Mayoritas Melemah di Pagi Ini (12/7), Nikkei Anjlok Paling Dalam


Selasa, 12 Juli 2022 / 08:27 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia melemah di pagi ini dengan indeks Nikkei anjlok


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia terlihat melemah pada awal perdagangan hari ini. Selasa (12/7), pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 anjlok 1,72% ke 26.352,34. Serupa, indeks Hang Seng ambles 1,04% ke 20.905,07.

Indeks Taiex koreksi 1,15% ke 14.175,57. Indeks Kospi pun terdepresiasi 1,13% ke 2.313,82. Namun indeks ASX 200 terlihat menguat 0,29% ke 6.621,4.

Sementara itu, FTSE Straits Times naik tipis 0,15% ke 3.135,97 serta FTSE Malay KLCI bergerak turun 0,09% ke 1.424,44.

Mayoritas pasar saham di kawasan Asia tampak berada di zona negatif pada perdagangan pagi ini. Sejalan dengan Wall Street yang tergelincir di sesi sebelumnya.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham Dari Sejumlah Analis Hari Ini (12/7), IHSG Rawan Melemah

Di akhir perdagangan Senin (11/7), tiga indeks utama bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah jelang laporan kinerja perusahaan. Di mana, Dow Jones Industrial Average turun 0,52%, S&P 500 tergelincir 1,15% dan Nasdaq Composite anjlok 2,26%.

Di pekan ini, investor menanti sejumlah data penting. Seperti, data inflasi AS dan laporan pertumbuhan ekonomi China. Selain itu, Bank of Korea juga akan bertemu pada pekan ini.

Dari berita perusahaan, produsen mobil Jepang, Toyota Motor, mengatakan sedang memperpanjang penangguhan satu jalur produksi di pabrik Motomachi, untuk menyelidiki penyebab penarikan untuk salah satu modelnya.

Sekitar 4.000 unit akan terpengaruh oleh penangguhan, dan rencana produksi global tidak akan berubah, kata perusahaan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×