kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Cair Tiap 3 Bulan, Hari Ini (15/6) Cum Dividen Interim I Saham Blue Chip Perbankan


Senin, 15 Juni 2026 / 05:25 WIB
Cair Tiap 3 Bulan, Hari Ini (15/6) Cum Dividen Interim I Saham Blue Chip Perbankan
ILUSTRASI. Cair Tiap 3 Bulan, Hari Ini (15/6) Cum Dividen Interim I Saham Blue Chip Perbankan


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mulai merealisasikan pemberian dividen interim tiap kuartal atau per tiga bulan. Hari ini, Senin 15 Juni 2026 adalah cum dividen interim saham BBCA yang pertama pada tahun buku 2026 ini.

BBCA telah mengumumkan pembagian dividen interim pertama untuk tahun buku 2026 sebesar Rp20 per saham. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 26 Juni 2026, sementara cum dividend di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 15 Juni 2026.

Total dana yang disiapkan untuk distribusi dividen interim pertama ini mencapai sekitar Rp2,46 triliun.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BBCA untuk memberikan imbal hasil yang lebih konsisten kepada pemegang saham melalui skema pembagian dividen yang lebih rutin.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Selisih Spread Capai Rp 257.000 per Gram

Jadwal Dividen Interim BBCA 2026

Berikut rincian dividen interim pertama BBCA untuk tahun buku 2026:

- Dividen interim pertama: Rp20 per saham
- Cum dividend: 15 Juni 2026
- Pembayaran dividen: 26 Juni 2026
- Total payout: sekitar Rp2,46 triliun
- Estimasi dividend yield 2026: sekitar 6,8%
- Estimasi payout ratio 2026: sekitar 70%

Dividen interim ini nantinya akan diperhitungkan sebagai bagian dari total distribusi dividen tahun buku 2026 yang akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2027.

Tonton: Anomali Indonesia: Ekonomi Tumbuh Tinggi, Kelas Menengah Anjlok, Ada Apa?

BBCA Berpotensi Pertahankan Dividen Kuartalan

Manajemen BBCA mengindikasikan bahwa dividen interim berikutnya berpotensi dipertahankan pada level yang sama.

Namun, keputusan tersebut tetap akan mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain:

- Kinerja keuangan perseroan
- Pertumbuhan laba bersih
- Kecukupan modal (capital adequacy)
- Kondisi ekonomi dan industri perbankan

Kebijakan ini menunjukkan komitmen BBCA dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekspansi bisnis dan pemberian imbal hasil kepada pemegang saham.

Baca Juga: IHSG Berpeluang Bergerak Variasi pada Senin (15/6), Cek Rekomendasi Saham Berikut

Analis Nilai Positif Saham BBCA 

Saham BBCA mulai tren naik belakangan ini. Pada perdagangan Jumat 12 Juni 2026, harga saham BBCA Rp 5.925 naik 100 poin atau 1,72% secara harian. Sepanjang sepekan yang lalu, harga saham BBCA terakumulasi meningkat 955 poin atau 19,22%.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mulai memburu saham BBCA dengan pembelian bersih (net buy) saham milik grup Djarum ini sebesar Rp 387,96 miliar per Kamis 11 Juni 2026.

Minat investor terhadap BBCA muncul di tengah pandangan sejumlah analis yang menilai valuasi saham sektor perbankan masih relatif murah. BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBCA dengan target harga Rp 10.900 per saham.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan menilai, valuasi BBCA saat ini berada di kisaran mendekati minus dua standar deviasi (-2SD) dibandingkan rata-rata price to book value (P/BV) selama 10 tahun terakhir yang berada di level 2,1 kali.

“Kondisi tersebut dinilai menciptakan ruang valuasi yang menarik bagi investor. Selain itu, posisi BBCA sebagai bank dengan franchise yang kuat dan neraca keuangan yang dominan dinilai mampu memberikan bantalan terhadap pandangan pertumbuhan yang lebih moderat,” tulis Erindra dalam riset 2 Juni 2026.





 

IHSG Mulai Naik, Masih Adakah Harapan di Pasar?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×