kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45928,35   -928,35   -100.00%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bursa Asia Kompak Menguat Pada Perdagangan Senin (6/3) Pagi


Senin, 06 Maret 2023 / 08:20 WIB
Bursa Asia Kompak Menguat Pada Perdagangan Senin (6/3) Pagi
ILUSTRASI. Bursa Asia dibuka menguat pada perdagangan awal pekan ini, Senin (6/3).REUTERS/Kim Kyung-Hoon


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka menguat pada perdagangan awal pekan ini, Senin (6/3). Pukul 08.26 WIB, indeks Nikkei 225 naik 320,13 poin atau 1,14% ke 28.246,64, Kospi naik 10,56 poin atau 0,43% ke 2.442,07, ASX 200 naik 42,93 poin atau 0,59% ke 7.325, Straits Times naik 0,40 poin atau 0,01% ke 3.232,65 dan FTSE Malaysia naik 6,56 poin atau 0,45% ke 1.460,20.

Bursa Asia menguat lantaran investor menimbang prospek berkurangnya stimulus China secara signifikan. Di sisi lain, investor juga mencermati tanda-tanda positif dari AS.

Mengutip Bloomberg, China menargetkan pertumbuhan ekonomi moderat tahun ini sebesar 5%. Target ini lebih rendah dari perkiraan ekonom.

Baca Juga: Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Senin (6/3) Hari Ini

Pasar saham di kawasan Asia bergerak positif, mengekor optimisme Wall Street pada Jumat pekan lalu. Kenaikan Wall Street didorong oleh spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga melebihi level puncak yang sudah diperhitungkan.

Investor akan mengamati pergerakan saham di Hong Kong dan China daratan untuk melihat indikasi ketahanan momentum kenaikan baru-baru ini yang terlihat di China dan seluruh Asia secara luas.

Pekan ini, investor masih menanti sejumlah data dan peristiwa ekonomi utama untuk menjadi pertimbangan dalam berinvestasi. Di Asia, fokus pasar tertuju pada Kongres Rakyat Nasional di Beijing untuk mengumumkan kebijakan lebih lanjut dan perincian yang menentukan seberapa ramah atau keras peraturan di pasar pada tahun ini.

Keputusan suku bunga Australia juga akan menjadi fokus pasar pada Selasa. Sementara pada Jumat pekan ini, Bank of Japan akan mengumumkan kebijakan moneter terakhirnya di bahwa kepemimpinan gubernur Haruhiko Kuroda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×