kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 16.990   16,00   0,09%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

Bursa Asia Bervariasi Senin (16/3) Pagi, Waspadai Harga Minyak dan Ketegangan AS-Iran


Senin, 16 Maret 2026 / 07:29 WIB
Bursa Asia Bervariasi Senin (16/3) Pagi, Waspadai Harga Minyak dan Ketegangan AS-Iran
ILUSTRASI. Bursa Asia - Nikkei Jepang (REUTERS/Issei Kato)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pasar saham Asia-Pasifik dibuka bervariasi pada Senin (16/3/2026), seiring investor menilai dampak harga minyak yang tinggi dan perkembangan terbaru dalam konflik yang semakin memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Harga minyak mentah AS menembus US$100 per barel karena pemerintahan Donald Trump mempertimbangkan serangan militer ke Pulau Kharg, Iran, sebuah pusat strategis yang sering disebut “tali hidup minyak Iran.”

Baca Juga: SR024 Lebih Laris Dari Obligasi Ritel Lain, Ini Cara Investasi untuk Dapat Yield 5,9%

Perdagangan minyak mentah AS tercatat stabil di US$98,7 per barel pukul 20.10 ET, sedangkan Brent, acuan internasional, naik 0,48% menjadi US$103,7 per barel.

Pada Jumat (13/3), Presiden Trump memerintahkan serangan terhadap aset militer Iran di Pulau Kharg dan memperingatkan kemungkinan serangan lebih lanjut pada fasilitas minyak di pulau tersebut. Dubes AS untuk PBB, Mike Waltz, kembali menegaskan ancaman itu pada Minggu.

Di pasar saham, indeks utama Asia-Pasifik bergerak bervariasi:

  • Australia S&P/ASX 200 turun 0,31% di awal perdagangan.
  • Nikkei 225 Jepang melemah 0,12%, dan Topix turun 0,11%.
  • Kospi Korea Selatan naik 0,95%, sementara Kosdaq relatif stabil.
  • Indeks Hang Seng Futures Hong Kong menunjukkan kenaikan, dibuka di 25.481 dibanding penutupan terakhir 25.465,6.

Baca Juga: ASN WFA Mulai Hari Ini (16/3), Apakah Bursa Saham Libur? Ini Jadwal Operasional BEI

Goldman Sachs memperkirakan lonjakan harga energi akibat perang di Iran bisa menggerus sekitar 0,3% pertumbuhan ekonomi global dalam setahun ke depan, sambil mendorong inflasi headline naik sekitar 0,5%–0,6%.

Harga gas alam yang tinggi diprediksi menambah tekanan inflasi dan hambatan pertumbuhan, terutama di Eropa dan Asia. Risiko lebih besar muncul jika Selat Hormuz tetap tertutup.

Di sisi Amerika Serikat (AS), futures saham mencoba pulih setelah minggu yang menurun:

  • Dow Jones Industrial Average futures naik 153 poin (0,3%).
  • S&P 500 futures naik 0,3%, dan Nasdaq-100 futures bertambah 0,3%.

Baca Juga: Buyback Mulai Hari Ini (16/3), Apakah Saham Blue Chip Ini Layak Dibeli?

Pada Jumat lalu, indeks utama AS menutup dengan penurunan: S&P 500 turun 0,61% menjadi 6.632,19, Nasdaq Composite turun 0,93% menjadi 22.105,36, dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,26% menjadi 46.558,47.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×