Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Emiten teknologi, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) membukukan rugi bersih sebesar Rp 425,78 miliar pada kuartal I-2026. Ini berbalik dari laba bersih sebesar Rp 110,65 miliar pada kuartal I-2025.
Melansir laporan keuangan per 31 Maret 2026, BUKA membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 2,36 triliun. Ini melonjak 62,71% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 1,45 triliun.
Baca Juga: Pendapatan dan Laba Bersih Astra Agro Lestari (AALI) Naik pada Kuartal I 2026
Rinciannya, pendapatan dari segmen online of offline berkontribusi sebesar Rp 174,88 miliar, gaming senilai Rp 2,09 triliun, investasi sebesar Rp 21,71 miliar, ritel sebanyak Rp 79,42 miliar dan korporasi sebesar Rp 1,45 miliar.
Namun pos pendapatan operasi Bukalapak lainnya menyusut 36,68% secara tahunan menjadi Rp 84,27 miliar. Keadaan diperburuk dari nilai investasi bersih BUKA yang merugi sebesar Rp 587,39 miliar dari yang hanya Rp 125,64 miliar.
Di sisi lain, Bukalapak tercatat memiliki total aset sebesar Rp 25,42 triliun per 31 Maret 2026. Angka tersebut menyusut 2,31% dari posisi per 31 Desember 2025 yang mencapai Rp 26,03 triliun.
Total liabilitas Bukalapak per 31 Maret 2026 mencapai Rp 657,89 miliar dengan ekuitas mencapai Rp 24,77 triliun. Dus, akumulasi liabilitas dan ekuitas BUKA mencapai Rp 25,42 triliun per 31 Maret 2026.
Baca Juga: UEA Keluar Dari OPEC, Begini Dampaknya ke Pasokan Minyak Mentah Global
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












