kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.822   -78,00   -0,46%
  • IDX 7.986   50,44   0,64%
  • KOMPAS100 1.125   8,26   0,74%
  • LQ45 816   0,90   0,11%
  • ISSI 283   4,74   1,71%
  • IDX30 425   -1,68   -0,40%
  • IDXHIDIV20 510   -4,41   -0,86%
  • IDX80 126   0,75   0,60%
  • IDXV30 139   -0,23   -0,17%
  • IDXQ30 138   -1,04   -0,75%

BTEL gaet izin rilis saham baru


Selasa, 23 Juni 2015 / 07:58 WIB
BTEL gaet izin rilis saham baru


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mendapat persetujuan untuk menerbitkan saham baru. Ini adalah langkah awal restrukturisasi utang berdasarkan putusan perdamaian (homologasi) dengan kreditur dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

BTEL akan merilis saham baru disesuaikan dengan jumlah obligasi wajib konversi. "Konversi utang diharapkan kinerja perusahaan lebih baik," ujar Jastiro Abi, Direktur Utama BTEL saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Senin (22/6).

Tapi OJK belum memberikan izin pada BTEL untuk merilis obligasi. OJK masih menelaah proses penerbitan obligasi dan saham baru.

Obligasi wajib konversi merupakan cara pembayaran utang yang telah disepakati BTEL bersama kreditur dalam proses PKPU. Kemudian, 70% dari total utang dibayar dengan Mandatory Convertible Bond -A (MCB-A) yang bisa dikonversikan saham baru di harga Rp 200 per saham. Dan 30% dibayar bertahap.

BTEL akan mulai membayar utang 18 bulan setelah pengesahan homologasi pada 9 Desember 2014. BTEL memiliki total tagihan utang Rp 11,3 triliun. Selain restrukturisasi, BTEL mulai bertransformasi dari penyelenggara jaringan dan operator jasa telefoni menjadi penyelenggara jasa telefoni secara kemitraan.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×