kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

BRMS menjajaki pinjaman baru


Kamis, 28 November 2013 / 12:35 WIB
ILUSTRASI. Natto, merupakan makanan khas dari Jepang yang ternyata memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Manajemen PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) tengah mempertimbangkan opsi untuk menyelesaikan utang kepada Credit Suisse. Total nilai utang sebesar US$ 425 juta.

Pinjaman tersebut telah diperpanjang dari yang seharusnya jatuh tempo September 2013 menjadi Desember 2013. "Kami sedang jajaki pinjaman ke institusi keuangan supaya bisa refinancing utang ke Credit Suisse," ujar Fuad Helmy, Direktur Keuangan BRMS, Kamis (28/11).

Opsi lainnya adalah meminta perpanjangan waktu kembali kepada kreditur. Namun, kata Fuad, pihaknya lebih memilih untuk melakukan refinancing.

BRMS menanggung utang Credit Suisse melalui anak usahanya, PT Multi Daerah Bersaing (MDB). Salah satu yang menjadi jaminan atas penarikan pinjaman itu adalah saham PT Newmont Nusa Tenggara milik MDB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×