kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BPJS Kesehatan defisit, Medikaloka Hermina (HEAL) optimistis arus kas aman


Kamis, 01 Agustus 2019 / 15:06 WIB
BPJS Kesehatan defisit, Medikaloka Hermina (HEAL) optimistis arus kas aman


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring dengan transformasi layanan kesehatan melalui layanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lewat program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pemerintah menggandeng rumahsakit sebagai mitra penyelenggara. Salah satu emiten yang aktif berkontribusi pada layanan ini adalah PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).

Kendati demikian transformasi besar-besaran ini belum berjalan mulus. Ada hambatan pembayaran yang tentunya berdampak pada keuangan mitra BPJS. Sekretaris Perusahaan HEAL Janet Kurniawan menyatakan, dampak pasti terasa.

Baca Juga: Menkes sebut kenaikan premi BPJS baru rencana, Jumat besok akan dibahas

Tapi dengan skala jaringan HEAL yang besar dan manajemen cashflow yang cukup baik, keuangan HEAL masih baik-baik saja. “Tunggakan BPJS terhadap HEAL sebesar Rp 578 miliar dengan rasio piutang terhadap pendapatan bruto sekitar 12%,” kata Janet kepada Kontan.co.id, Kamis (1/8).

Pada separuh pertama 2019, tercatat pasien JKN berkontribusi terhadap 64% dari pasien rawat inap dan 53% dari kunjungan rawat jalan Hermina. Janet bilang, meskipun saat ini 50% pendapatan dari pasien BPJS Kesehatan, HEAL mampu mempertahankan marginnya melalui beberapa cara.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×