kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Bisnis lahan industri berpotensi meningkat, begini strategi AKR Corporindo (AKRA)


Selasa, 03 Maret 2020 / 20:08 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas sedang melakukan pengecekan saat pemindahan bbm untuk industri dari kapal ke kilang milik PT AKR Corporindo di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Jatim


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Suresh belum bisa menyebutkan perusahaan-perusahaan nasional dan internasional lainnya yang berminat membeli lahan di JIIPE. Akan tetapi, ia menyatakan, perusahaan lama di JIIPE juga bisa memberi andil bagi perkembangan bisnis kawasan industri AKRA. Misalnya dengan memperluas area yang dimiliki perusahaan bersangkutan.

“Ada beberapa perusahaan yang sudah beli lahan di 2015—2018 mau menambah lahan lagi. Alasannya mereka ingin memindahkan pabriknya ke JIIPE untuk keperluan konsolidasi bisnis,” ungkap dia.

Baca Juga: Agus Martowardojo disebut-sebut bakal jadi komut dalam RUPST BBNI hari ini

Lantas, bukan tidak mungkin kontribusi pendapatan dari kawasan industri JIIPE bisa mencapai 20% pada tahun ini.

Jika merujuk pada laporan keuangan kuartal III-2019, pendapatan AKRA dari sektor tanah kawasan industri dan lainnya baru mencapai Rp 61,10 miliar. Sebagai perbandingan, pendapatan AKRA secara keseluruhan pada periode tersebut tercatat sebesar Rp 15,11 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×