kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI intervensi pasar, akhirnya rupiah tumbang sore ini


Kamis, 07 April 2011 / 17:35 WIB
ILUSTRASI. Kapal selam Le Terrible saat berada di laut selama kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke kapal selam itu, 4 Juli 2017.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Sore ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) akhirnya tumbang. Rupiah turun dari level terkuatnya hampir empat tahun terakhir karena spekulasi bank sentral akan membatasi penguatan rupiah.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, menyebut BI akan memantau penguatan rupiah. Menurutnya, BI perlu memonitor kecepatan penguatan rupiah. "Kami melakukan banyak hal untuk mengekang penguatan rupiah, tetapi kami tidak menentukan level yang spesifik. Inflasi inti Indonesia tidak akan naik secara signifikan karena rupiah terapresiasi," katanya, hari ini.

Wellian Wiranto, ekonom HSBC Holdings Plc di Singapura, menyebut bank sentral akan mengintervensi untuk memperlancar volatilitas rupiah. "Bank sentral membiarkan mata uang terapresiasi sebagai cara melawan inflasi, hal terakhir yang mereka inginkan adanya sedikit pergerakan yang volatil," kata Wiranto.

Rupiah melemah 0,2% ke Rp 8.673 per dollar AS pada pukul 16.22 WIB. Sebelumnya, mata uang Garuda ini menyentuh Rp 8.645 per dollar AS, level terkuat sejak Mei 2007.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×