kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Berkas lengkap, dua mantan direktur Tiga Pilar Sejahtera (AISA) resmi jadi tahanan


Jumat, 14 Februari 2020 / 22:31 WIB
ILUSTRASI. Mantan direktur Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) yakni Joko Mogoginta dan Budhi Istanto Suwito ditahan Kejaksaan.


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Khomarul Hidayat

Adapun berdasarkan surat Badan Reserse Kriminal Polri, Direktorat Tindak Pidana Umum, dengan nomor surat B/173/II/2020/Dit Tipidum menerangkan bahwa Stefanus Joko Mogoginta disangka melanggar Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP Jo Pasal 56 KUHP dan Pasal 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan sudah lengkap (P21).

Sedangkan untuk Budhi Istanto Suwito disangka melanggar Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan Pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 tentang TPPU dan sudah lengkap (P21).

Baca Juga: Sepanjang 2019, perkara PKPU dan Kepailitan meningkat

Mengacu pada pasal UU TPPU tersebut, mantan direksi AISA tersebut berpotensi dijatuhkan hukuman paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

"Kami appresiasi kinerja aparat penegak hukum, khususnya Dirtipidum Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung RI, yang menangani kasus ini secara profesional dan berupaya melindungi investasi publik di tengah kondisi sekarang," kata Hengky.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kontan kuasa hukum Joko, yakni Razman Arif mengaku tidak mengetahui penahanan kliennya tersebut. "Saya tidak tahu," ujarnya kepada Kontan, Jumat (14/2)

Baca Juga: BEI perpanjang suspensi 6 saham ini karena telat sampaikan laporan keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×