kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.670   84,00   0,48%
  • IDX 6.541   -182,07   -2,71%
  • KOMPAS100 865   -27,80   -3,11%
  • LQ45 641   -16,48   -2,50%
  • ISSI 236   -6,62   -2,72%
  • IDX30 364   -7,61   -2,05%
  • IDXHIDIV20 448   -7,56   -1,66%
  • IDX80 99   -2,79   -2,74%
  • IDXV30 128   -1,70   -1,31%
  • IDXQ30 117   -2,34   -1,96%

Benarkah kepercayaan investor terhadap Bursa Efek Indonesia mulai memudar?


Sabtu, 07 Maret 2020 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Petugas keamanan beridiri di samping grafik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 5,47 poin atau 0,1 persen ke posisi 5.524,09.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Berbagai rencana dicuatkan untuk meminimalkan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Salah satu opsi penyelamatan indeks yang diusulkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah emiten diperbolehkan melakukan pembelian kembali (buyback) saham tanpa melalui mekanisme rapat umum pemegang saham (RUPS).

Baca Juga: Harga sahamnya turun dalam, begini strategi Acset Indonusa (ACST)

Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) sebagai wadah perusahaan terbuka seluruh Indonesia pun buka suara menanggapi rencana ini. Ketua AEI Fransiscus Welirang mengatakan, otoritas pasar modal agar tetap berhati-hati dalam mengambil segala kebijakan yang bersangkutan dengan pasar modal.

Jangan sampai, kebijakan yang diambil justru merugikan investor. “Mereka (BEI dan OJK) sudah membahas hal itu. Tentunya dalam hal mengambil tindakan harus prudent, tidak mengecilkan pasar,” ujar Fransicus usai bertemu dengan direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (3/3).

Baca Juga: Analis: Sentimen positif dari global belum mampu mengerek IHSG pekan depan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×