kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.819   20,00   0,12%
  • IDX 8.975   30,59   0,34%
  • KOMPAS100 1.237   5,24   0,43%
  • LQ45 875   3,46   0,40%
  • ISSI 324   0,39   0,12%
  • IDX30 446   2,21   0,50%
  • IDXHIDIV20 525   3,96   0,76%
  • IDX80 138   0,62   0,46%
  • IDXV30 145   0,65   0,45%
  • IDXQ30 143   0,42   0,29%

BEI Pantau Pergerakan Saham NELY, NICL, FORU dan GPRM, Simak Alasannya


Rabu, 07 Januari 2026 / 10:23 WIB
BEI Pantau Pergerakan Saham NELY, NICL, FORU dan GPRM, Simak Alasannya
ILUSTRASI. BEI mengawasi empat saham NELY, NICL, FORU, GRPM yang mencatat kenaikan 20%?96% setelah Unusual Market Activity. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau pergerakan empat saham, yaitu PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY), PT PAM Mineral Tbk (NICL), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dan PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM).

Dalam pengumuman tanggal 6 Januari 2025, telah terjadi peningkatan harga di luar kebiasaan alias unusual market activity (UMA) pada keempat saham tersebut.

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” ujar Bursa dalam pengumuman tersebut.

Melansir RTI, saham NELY naik 20,87% dalam sepekan dan 33,87% dalam sebulan terakhir. Saham NICL naik 60,53% dalam sepekan dan 69,44% dalam sebulan terakhir.

Baca Juga: Indosat (ISAT) Catat Trafik Data Naik 15% Selama Periode Nataru 2025/2026

Saham FORU melesat 74,02% dalam sebulan terakhir. Sementara, saham GRPM naik 58,44% dalam sepekan dan 96,77% dalam sebulan terakhir.

Terkait dengan hal itu, BEI menyarankan investor untuk melakukan beberapa hal. Pertama, memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa.

Kedua, mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya. Ketiga, mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS.

“Terakhir, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,” ungkapnya.

Selanjutnya: PPN DTP Diperpanjang dan Bunga KPR Turun, Properti di 2026 Masih Punya Ruang Tumbuh

Menarik Dibaca: 7 Aktor Korea Ini Bintangi Film Dewasa dan Beradegan Panas dengan Lawan Main

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×