kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

BEI minta penjelasan Bentoel Internasional Investama (RMBA) yang rugi bertahun-tahun


Jumat, 12 April 2019 / 17:56 WIB


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) terkait kinerja perusahaan tersebut. Maklum saja, perusahaan ini telah mencatatkan kerugian bertahun-tahun.

Pada 2018 misalnya, RMBS merugi sebesar Rp 608,46 miliar. Kerugian ini membesar 26,74% dibanding 2017 yang mencapai Rp 480,06 miliar.

Meskipun begitu, Direktur BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, pihaknya juga meminta penjelasan kepada perusahaan lainnya terkait kinerja. “Sekalian juga dengan dengan beberapa perusahaan lain yang layak kami pertanyakan performa perusahaannya,” kata dia di Jakarta, Jumat (12/4).

Permintaan penjelasan tersebut terkait dengan kinerja perusahaan. Menurut Nyoman, yang paling penting adalah menyangkut bisnis inti emiten yang meliputi cara menjamin keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis. Permintaan penjelasan tersebut juga mencakup cara perusahaan mengatribusikan pendapatan dan laba untuk dividen, serta rencana bisnis ke depan.

Selanjutnya, apabila tanggapan dari pemintaan penjelasan tersebut masih membutuhkan pendalaman, BEI akan memanggil direksi perusahaan tersebut untuk hearing.

Kerugian RMBA tahun lalu membesar meski emiten rokok ini mencatat kenaikan pendapatan. Tahun lalu, RMBA mengantongi pendapatan Rp 21,92 triliun, naik 8,19% jika dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 20,26 triliun. RMBA masih mencatat laba kotor Rp 2,66 triliun. Tapi, emiten ini membukukan kerugian usaha Rp 215,22 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×