kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

BEI menargetkan 150 emiten baru hingga 2017


Jumat, 22 Februari 2013 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Kasus konfirmasi harian di Indonesia 4,60 kasus per 1 juta penduduk, lebih rendah dibandingkan negara lain. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww.


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Untuk meningkatkan jumlah Investor, Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan ada 150 emiten baru yang melantai di pasar saham hingga 2017 mendatang.

Hoesen, Direktur Penilaian Perusahaan BEI menjelaskan, jumlah investor di pasar modal Indonesia masih sangat minim atau kurang dari 1% dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 230 juta jiwa.

"Untuk itu, pasar modal kita perlu meningkatkan jumlah investor, dan penambahan jumlah emiten baru," katanya, Jumat (22/2).

Hoesen menuturkan, sudah saatnya pasar modal Indonesia menjadi target penanaman modal bagi investor. "Memang ada kendala saat ini. Salah satunya, indeks kita terlalu mahal, itu yang bikin susah investor masuk ke pasar modal. Caranya, salah satunya ya menambah supply di market," katanya. (TribunNews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×