kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

BEI menanti laporan soal pergantian direksi Tiga Pilar Sejahtera (AISA)


Kamis, 16 Agustus 2018 / 17:22 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk


Reporter: Yoliawan H | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA), kursi kepemimpinan perusahaan menjadi simpang siur. Pasalnya pada RUPST tersebut diagendakan rencana pergantian Direksi. 

Apalagi, pihak komisaris dalam suratnya mengatakan sudah mengambil alih pengurusan perusahaan.

Namun, di sisi lain jajaran direksi justru yakin bahwa hasil RUPST tersebut tidak sah dan kepemimpinan perusahaan masih dipegang oleh jajaran direksi.

Menanggapi kondisi tersebut, I Gede Nyoman Yetna, Direktur Bursa Efek Indoneisa (BEI) mengatakan, sejatinya BEI bersifat netral dan pihaknya tengah menunggu proses selanjutnya yang akan diambil oleh perusahaan.

“Di kondisi saat ini keputusan akan ada di pemegang saham. Kita sudah pernah memanggil direksi AISA untuk melakukan hearing. Tim kami juga tengah meminta penjelasan terkait hasil direksi yang dicopot. Kami tunggu hasil RUPSLB (jika ada) dan akan kami pelajari,” ujar Nyoman saat ditemui di BEI, Kamis (16/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×