kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.058   98,00   0,55%
  • IDX 5.233   -630,78   -10,76%
  • KOMPAS100 669   -92,44   -12,14%
  • LQ45 519   -70,82   -12,00%
  • ISSI 180   -21,76   -10,81%
  • IDX30 290   -38,34   -11,66%
  • IDXHIDIV20 378   -45,20   -10,69%
  • IDX80 77   -10,55   -12,09%
  • IDXV30 104   -11,64   -10,06%
  • IDXQ30 96   -12,22   -11,31%

BEI berniat rombak satuan satu lot saham


Rabu, 27 Juni 2012 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 1,16% ke 5.999,37 pada Selasa (9/6). IHSG tertekan saham-saham big cap yang memerah.


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. Baru saja jajaran direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2015 diangkat, gebrakan baru sudah disiapkan. Salah satunya adalah wacana perubahan untuk satu lot saham, di mana saat ini satu lot masih terdiri dari 500 lembar.

"Ini baru ide. Karena selama ini kan investor ritel sulit beli karena pembeliannya berdasarkan satuan lot tersebut," ungkap Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen di Jakarta, Rabu (27/6). Lebih lanjut Hoesen menjelaskan jika wacana mengenai perubahan satuan untuk jumlah saham dalam lot ini dilihat bisa meningkatkan partisipasi investor ritel khususnya domestik.

"Lot 500 lembar itu kan kesepakatan. Bisa saja diubah, asalkan industri menyepakati," tambahnya. Dengan diturunkan hitungan per lot ini memang mempermudah investor dalam membeli saham sehingga dapat meningkatkan frekuensi dan volume perdagangan harian.

Sementara itu Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Samsul Hidayat pun menilai langka ini perlu terus didorong agar tidak hanya sekedar menjadi wacana.

"Rencana ke sana ada tapi harus ada kenaikan strategis juga. Dan perlu ada penelitian juga, jika setelah diteliti ternyata biayanya lebih tinggi dari impact-nya, sebaiknya wacana itu tidak perlu dilaksanakan," jelasnya.

Sama seperti Hoesen, Samsul pun melihat cara ini dapat meningkatkan jumlah investor karena bisa menambah likuiditas pasar. Sahampun diharapkan bisa semakin likuid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×