kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BEI: Amnesti pajak, dorong transparansi investor


Senin, 28 Agustus 2017 / 11:53 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Penjualan bersih asing masih terjadi belakangan ini pada pasar modal Indonesia. Hingga Senin (28/8), setidaknya sebanyak Rp 26,12 triliun dana investor asing keluar dari bursa selama tiga bulan belakangan. Meski ada dana keluar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mencatatkan rekor pencapaian baru.

Tito Sulistio, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia menyatakan dari dulu sampai sekarang investor lokal selalu lebih banyak dibandingkan dengan investor asing. Sebelum amnesti pajak, menurutnya jumlah investor lokal sekitar 60%-65%. "Karena banyak pengusaha Indonesia, masih pakai nama asing," kata Tito usai pembukaan perdagangan di BEI, Jakarta, Senin (28/8).

Setelah amnesti pajak, perusahaan yang ada menjadi lebih transparan. Dia mencatatkan, sebanyak 70%-75% investor pasar modal adalah domestik. "Yang menarik, dulu orang lokal jual, asing beli begitu naik harga orang asing yang untung. Sekarang orang lokal yang beli, pasarnya naik," lanjut Tito.

Hal tersebut menjadi indikasi yang positif terhadap pasar modal Indonesia. Artinya, peran domestik kian kuat di negeri sendiri. Apalagi, amnesti pajak dinilai positif terhadap posisi domestik dalam pasar saham. "Efek amnesti pajak membuat transparansi keterbukaan. Kalau investor lokal, lokal beneran. Investor asing, asing beneran," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×