kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Beberapa saham yang baru IPO harganya melesat, analis sarankan trading jangka pendek


Sabtu, 11 April 2020 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Sejak awal tahun 2020 ada 24 saham yang listing di Bursa Efek Indonesia,


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Khomarul Hidayat

Meski mengalami kenaikan harga saham, ia mengatakan, dari segi prospek emiten-emiten ini juga masih menghadapi tantangan di tengah pandemi Covid-19.

Bagi pelaku pasar yang menyukai saham-saham baru IPO, Sukarno menyarankan untuk tetap berhati-hati serta memilih saham-saham yang masih mampu bertumbuh, dan tetap memperhatikan tingkat likuiditas hariannya.

Baca Juga: Perdana melantai di BEI, saham Aesler Grup (RONY) melesat 35%

Yang tak kalah penting, investor perlu menjauhi saham-saham dengan tingkat fluktuatif yang tinggi.

Sukarno merekomendasikan investor hanya sebatas mengoleksi saham-saham anyar untuk trading jangka pendek pada saat ini. Pasalnya, pelaku pasar harus lebih dulu menunggu hasil kinerja ke depannya.

“Karena dianggap spekulasi jika kita tidak memahami keadaan emitennya,” imbuhnya.

Baca Juga: Cahaya Bintang Medan (CBMF) peroleh Rp 60 miliar dari IPO

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×