kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Baru 7 Emiten IPO per Juli 2026, BEI Ungkap Prospek Hingga Akhir Tahun


Kamis, 06 Agustus 2026 / 18:20 WIB
Baru 7 Emiten IPO per Juli 2026, BEI Ungkap Prospek Hingga Akhir Tahun
ILUSTRASI. BEI mencatat baru ada tujuh emiten yang melantai dengan total nilai IPO hanya Rp 2,16 per 31 Juli 2026.  (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gelaran penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) terpantau masih sepi. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), baru ada tujuh emiten yang melantai dengan nilai Rp 2,16 per 31 Juli 2026. 

PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) menjadi perusahaan yang terakhir mencatatkan sahamnya di BEI pada 10 Juli 2026. Di mana, RANS menawarkan 25,25 miliar saham di harga Rp 170 per saham. 

Namun di pipeline BEI, masih terdapat empat perusahaan yang sedang persiapan untuk menggelar IPO. 

Berdasarkan nilai asetnya, masing-masing ada dua perusahaan dengan aset skala kecil dan perusahaan aset skala besar. 

Baca Juga: Yield SBN Diprediksi Bergerak Sideways, Simak Strategi Yang Bisa Dilakukan Investor

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia Saidu Solihin menjelaskan, masing-masing perusahaan berada pada tahapan proses yang berbeda-beda, baik dari sisi pemenuhan dokumen, proses due diligence, maupun perolehan pernyataan efektif dari OJK. 

“Pada prinsipnya, apabila seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai ketentuan dan prosesnya berjalan lancar, perusahaan-perusahaan tersebut berpeluang untuk melaksanakan IPO hingga akhir tahun,” katanya kepada Kontan, Kamis (6/8). 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai dengan 31 Juli 2026, terdapat tiga perusahaan yang sedang berproses untuk menggelar IPO dengan potensi dana yang dihimpun mencapai Rp 250 miliar. 

Namun, kata Saidu, waktu pencatatan tetap merupakan keputusan masing-masing perusahaan dengan mempertimbangkan kesiapan internal dan kondisi pasar, sentimen global dan domestik, volatilitas pasar keuangan serta momentum. 

Baca Juga: Simak Rekomendasi Teknikal Saham ENRG, AADI, dan AMRT untuk Jumat (7/8)

Lebih lanjut, Saidu masih optimistis terhadap potensi gelaran IPO di paruh kedua tahun ini. Dia bilang manajemen BEI terus melakukan pendampingan kepada calon emiten dalam pipeline maupun perusahaan potensial. 

“Fokus kami tidak hanya pada jumlah IPO, tetapi pada kualitas perusahaan yang tercatat sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi investor dan mendukung pendalaman pasar modal Indonesia,” ucapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×