kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Barito Renewables Energy (BREN) Dapat Pinjaman US$ 300 Juta dari Bangkok Bank


Rabu, 22 Juli 2026 / 11:18 WIB
Barito Renewables Energy (BREN) Dapat Pinjaman US$ 300 Juta dari Bangkok Bank
ILUSTRASI. Barito Renewables Energy, BREN (DOK/Barito Renewables Energy)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengumumkan adanya transaksi perolehan pinjaman yang diterima anak usahanya yaitu Star Energy Group Holdings Pte. Ltd. (SEGHPL). Pinjaman tersebut berasal dari Bangkok Bank Public Company Limited berdasarkan Perjanjian Fasilitas untuk pinjaman berjangka dengan nilai maksimum US$ 300 juta pada 17 Juli 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Perjanjian Fasilitas tersebut terdiri dari dua komitmen, yaitu Komitmen Fasilitas A senilai US$ 105 juta dan Komitmen Fasilitas B senilai US$ 195 juta.

Dana dari Fasilitas A seluruhnya ditujukan untuk biaya pra-konstruksi proyek pembangunan wilayah prospek panas bumi Suoh Sekincau yang berlokasi di Sumatera.

Baca Juga: Harga Emas Tertahan Meski Konflik Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya

Di sisi lain, dana dari Fasilitas B akan terbagi menjadi dua tujuan, yakni US$ 105 juta untuk proyek pengembangan Suoh Sekincau melalui penyertaan modal ke dalam PT Star Energy Suoh Sekincau (SEGSS) sebagai anak usaha BREN serta US$ 90 juta untuk proyek pengembangan wilayah prospek panas bumi Hamiding di Maluku melalui penyertaan modal ke dalam anak usaha BREN lainnya yaitu PT Star Energy Geothermal Indonesia (SEGI).

Masa jatuh tempo untuk Fasilitas A dan Fasilitas B adalah 60 bulan sejak tanggal penarikan pertama Fasilitas A. Hal ini dengan ketentuan bahwa apabila tanggal jatuh tempo berlangsung bukan di hari kerja, maka akan digeser ke hari kerja sebelumnya.

Melalui Perjanjian Fasilitas US$ 300 juta tersebut, BREN dan SEGHPL berharap adanya manfaat berupa ketersediaan sumber pendanaan yang memadai bagi perusahaan-perusahaan dalam kelompok usaha untuk mendukung kebutuhan operasional, belanja modal, dan pengembangan proyek terkini maupun yang akan dikerjakan pada masa depan.

"Fasilitas pinjaman ini juga akan meningkatkan efisiensi pengelolaan likuiditas dan struktur pendanaan pada tingkat kelompok usaha," tulis Manajemen BREN dalam keterbukaan informasi, Selasa (21/7).

Lebih lanjut, fasilitas pinjaman ini juga akan memperkuat posisi keuangan dan kapasitas pendanaan kelompok usaha dalam menjalankan kegiatan usaha di bidang panas bumi dan ketenagalistrikan sekaligus mendukung optimalisasi pengelolaan arus kas serta kebutuhan modal kerja.

Baca Juga: Harga Emas Menguat 1,48% Dalam Sepekan, Sentuh US$ 4.140 per Ons

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×