kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Harga Emas Menguat 1,48% Dalam Sepekan, Sentuh US$ 4.140 per Ons


Rabu, 22 Juli 2026 / 10:39 WIB
Harga Emas Menguat 1,48% Dalam Sepekan, Sentuh US$ 4.140 per Ons
ILUSTRASI. Kenaikan harga emas didorong oleh kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian di Timur Tengah serta lonjakan harga minyak.(REUTERS/Alexander Manzyuk)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga emas dunia kembali menguat tipis. Mengutip Trading Economics, Rabu (22/7/2026) pukul 10.23 WIB, harga emas dunia menyentuh US$ 4.140 per ons troi, naik 1,48% dalam sepekan. 

Research & Development Trijaya Pratama Futures, Alwi Assegaf mengatakan bahwa Presiden AS, Donald Trump meredam harapan akan adanya perundingan dengan Iran dalam waktu dekat, bahkan mengisyaratkan kemungkinan serangan tambahan, yang turut mengangkat harga minyak. Di sisi lain, kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman mengganggu jalur pelayaran di Laut Merah, sementara serangkaian serangan terhadap terminal Caspian Pipeline Consortium di pesisir Laut Hitam milik Rusia turut menambah kekhawatiran terhadap pasokan global.

“Kenaikan harga emas ini didorong oleh kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian di Timur Tengah serta lonjakan harga minyak yang berpotensi mendorong inflasi dan mempengaruhi arah suku bunga,” ujar Alwi dalam risetnya pada Rabu (22/7/2026). 

Baca Juga: Harta Djaya (MEJA) Siapkan Rights Issue untuk Mendukung Rencana Akuisisi

Dari sisi data ekonomi, laporan ADP menunjukkan bahwa perusahaan swasta di Amerika Serikat hanya menambah rata-rata 16.500 lapangan kerja per minggu dalam empat minggu hingga 4 Juli, turun dari rata-rata 19.250 pada periode empat minggu sebelumnya. Ini menandai perlambatan perekrutan tenaga kerja selama empat periode berturut-turut. 

“Pasar secara luas memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan depan, dengan pelaku pasar memperhitungkan peluang lebih dari 55% adanya perubahan kebijakan suku bunga pada bulan September mendatang,” terang Alwi. 

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,17% ke Rp 17.918 per Dolar AS pada Rabu (22/7) Pagi

Alwi memperkirakan harga emas dunia dalam tren bullish menuju resistance US$ 4.138 – US$ 4.180 per ons troi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×