kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Banjir di Malaysia juga menghanyutkan saham-saham berbasis CPO


Selasa, 08 Februari 2011 / 15:54 WIB
Banjir di Malaysia juga menghanyutkan saham-saham berbasis CPO
ILUSTRASI. MENGAIS REJEKI LEWAT FOTO PRESIDEN


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham-saham berbasis crude palm oil (CPO) hari ini dilanda aksi jual. Penurunan terbesar di sektor agrikultur ini dipimpin oleh PT Bakrie Sumatra Plantations (UNSP). Pada pukul 15.45, saham UNSP tergerus 2,90% menjadi Rp 335.

Sejumlah saham CPO lainnya yang juga melorot antara lain: PT Astra Agro Lestari (AALI) yang turun 2,64% menjadi Rp 22.150, BW Plantation (BWPT) turun 0,84% menjadi Rp 1.180, dan PT Gozco Platations (GZCO) yang turun 1,18% menjadi Rp 420.

Penurunan harga saham CPO ini disinyalir mengikuti anjloknya kontrak harga CPO dunia. Asal tahu saja, sudah dua hari belakangan, harga CPO melorot seiring banjir yang melanda sejumlah perkebunan CPO utama di Malaysia.

Pagi tadi, kontrak harga CPO untuk pengantaran April turun 1,3% menjadi 3.816 ringgit atau US$ 1.258 per ton di Malaysia Derivatives Exchange. Pada pukul 16.20 waktu Kuala Lumpur, kontrak yang sama berada di posisi 3.849. Sementara kemarin, harga CPO sudah turun 0,7%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×