kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Bursa Asia Menguat pada Jumat (3/4/2026) Pagi, Sebagian Besar Pasar Libur


Jumat, 03 April 2026 / 08:28 WIB
Bursa Asia Menguat pada Jumat (3/4/2026) Pagi, Sebagian Besar Pasar Libur
ILUSTRASI. Bursa Asia dibuka menguat dengan kenaikan moderat setelah saham AS ditutup lebih tinggi (REUTERS/Issei Kato)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka menguat dengan kenaikan moderat setelah saham AS ditutup lebih tinggi karena harapan bahwa perang Iran mulai menuju penyelesaian. Perdagangan diperkirakan sepi karena sejumlah bursa tutup untuk libur Jumat Agung.

Mengutip Bloomberg, pukul 08.23 WIB, indeks Nikkei 225 naik 650,31 poin atau 1,26% ke 53.131,75m Kospi naik 156,71 poin atau 2,99% ke 5.391,58, dan FTSE Malaysia naik 4,79 poin atau 0,28% ke 1.703,09.

Sebagian pasar Asia tutup pada Jumat (3/4/2026), termasuk Australia, Selandia Baru, Hong Kong, Singapura, Filipina dan Indonesia.

Perdagangan di bursa AS juga akan tutup untuk libur Jumat Agung, meski pemerintah dijadwalkan untuk menerbitkan sejumlah data ekonomi, termasuk data nonfarm payrolls Maret.

Baca Juga: BEI Merilis Saham-Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, Ada BREN dan DSSA

Harga minyak sedikit turun dari level tertingginya setelah laporan bahwa Iran Menyusun draf protokol dengan Oman untuk memantau lalu lintas melalui Selat Hormuz. Ini akan mewajibkan para pengirim barang untuk membayar bea kepada Iran.

"Pasar saham tampaknya mengabaikan risiko premi yang lebih tinggi pada Harga minyak dan lebih focus pada pembukaan kembali Selat Hormuz," kata Adam Turnquist, kepala strategi teknis untuk LPL Financial seperti dikutip Bloomberg.

"Dengan Harga minyak yang menjadi pendorong Utama selera risiko, keberlanjutan pemulihan di pasar ekuitas tampaknya rentan." 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×