kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Bangun Bandara Kediri, Gudang Garam siapkan dana Rp 6 triliun


Kamis, 16 Januari 2020 / 20:28 WIB
ILUSTRASI. Anak usaha Gudang Garam yakni PT Surya Dhoho Investama (PT SDI) akan membangun Bandara Kediri pada tahun ini.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Khomarul Hidayat

Groundbreaking Bandara Kediri akan dimulai pada pertengahan April 2020. Diperkirakan pembangunan akan rampung dalam waktu setelah 2,5 tahun. Susanto berharap, pihaknya diberikan konsesi selama 50 tahun dan bisa diperpanjang.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengamini, groundbreaking Bandara Kediri akan dimulai pada April tahun ini.

"Groundbreaking di 16 April," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti, Kamis (16/1).

Baca Juga: Angkasa Pura I akan kelola terminal 4 Bandara Kuwait

Polana mengatakan, lokasi pembangunan Bandara Kediri tersebut sudah ditetapkan. Saat ini pun pembebasan lahan sudah hampir rampung atau sudah mencapai 98%.

Lebih lanjut, pembangunan Bandara Kediri ini pun dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) unsolicited (tidak diprakarsai pemerintah).

"KPBU-nya dengan Gudang Garam. Gudang Garam kemungkinan akan dengan Angkasa Pura I dan dengan mitra lain," ujar Polana.

Polana belum bisa menyebut kapan pembangunan Bandara Kediri ini bisa selesai. Namun, kapasitas penumpang akan ditingkatkan secara bertahap selama 3 tahap. Tahap pertama, kapasitas penumpang akan mencapai 1,5 juta.

Baca Juga: Saham emiten rokok, HMSP, GGRM dan WIIM kembali rebound, ini penjelasan analis

Polana juga belum bisa memastikan apakah bandara ini akan menjadi bandara internasional atau tidak. "Konsepnya belum diputuskan. Internasional kan sudah ada Juanda," tutur Polana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×