CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.962   0,00   0,00%
  • IDX 6.309   77,04   1,24%
  • KOMPAS100 833   10,63   1,29%
  • LQ45 634   6,60   1,05%
  • ISSI 217   2,34   1,09%
  • IDX30 357   2,57   0,73%
  • IDXHIDIV20 442   2,40   0,55%
  • IDX80 95   1,11   1,18%
  • IDXV30 119   0,48   0,41%
  • IDXQ30 115   0,61   0,53%

Bali Towerindo (BALI) bakal tambah hingga 500 menara pada tahun ini


Kamis, 30 Januari 2020 / 19:58 WIB
ILUSTRASI. PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI). Foto:Dok.Bali Towerindo Sentra


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) berencana menambah sekitar 300 menara hingga 500 menara sepanjang tahun 2020. Nilai ini hampir sama dengan target tahun lalu sekitar 400 menara hingga 500 menara.

Direktur Utama PT Bali Towerindo Sentra Tbk Jap Owen Ronadhi menuturkan, perusahaan tidak hanya menambah menara baru, tapi juga melakukan penambahan kapasitas sejumlah menara yang sudah ada. “Untuk target tenant pelanggannya, kami targetkan sekitar 500 hingga 700 tenant,” ujarnya ketika ditemui di Jakarta, Kamis (30/1).

Baca Juga: Bali Towerindo (BALI) rilis obligasi tahap I senilai Rp 800 miliar

Sampai September 2019, BALI sudah memiliki lebih dari 3.600 menara yang tersebar di 30 kota, antara lain Bali, Jakarta, dan kota lainnya di pulau Jawa, dengan jumlah lebih dari 2.400 unit menara dalam status on-air dan telah terintegrasi.

Oleh karena itu, BALI harus menyiapkan capital expenditure sebanyak Rp 300 miliar hingga Rp 500 miliar pada 2020. “Sebagian belanja modal dibiayai dari bond issue ini dan sebagian dari EBITDA kami,” tambahnya.

Nah, untuk membangun menara baru dan pelengkapnya, BALI bakal menggunakan sekitar 60% dari belanja modal. Sementara sisanya, perusahaan juga akan mengalokasikan untuk layanan fiber to the home (FTTH).

Baca Juga: Terbitkan Obligasi, Bali Towerindo (BALI) Bidik Dana Segar Rp 1,6 Triliun

Tahun ini, BALI membidik pendapatan dan EBITDA naik sekitar 30% hingga 40% dari realisasi 2019. Sayangnya, ia belum dapat menyebut realisasi pada tahun lalu. Yang pasti, ia mengaku pendapatan dan EBITDA tumbuh di atas 35% dari tahun 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×