kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Aturan IPO perusahaan tambang untungkan kontraktor


Selasa, 28 Januari 2014 / 13:22 WIB
ILUSTRASI. Pengendara motor mengantri untuk mengisi bahan bakar minyak di SPBU HR. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (31/8/2022). KONTAN/Fransiskus SImbolon


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Emiten kontraktor pertambangan batubara menyambut positif rencana Bursa Efek Indonesia (BEI) memperlonggar aturan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) perusahaan pertambangan.

Errinto Pardede, Direktur PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) menuturkan, kebijakan baru itu nantinya akan menguntungkan perusahaan kontraktor pertambangan meski secara tidak langsung.

"Rencana BEI membolehkan perusahaan yang masih eksplorasi untuk IPO akan memperbesar peluang kontraktor seperti kami untuk mendapatkan klien baru," kata Errinto kepada KONTAN, di Jakarta, Selasa (28/1).

Saat ini, banyak perusahaan pertambangan yang potensial kesulitan mencari modal lantaran masih berstatus eksplorasi. Peraturan BEI No. I-A yang masih berlaku saat ini tidak membolehkan perusahaan yang masih eksplorasi mencari modal lewat IPO.

Di sisi lain, perbankan pun relatif sulit mengucurkan pinjaman kepada perusahaan pertambangan yang masih berstatus eksplorasi. Nah, kini BEI sedang menggodok revisi Peraturan No. I-A yang intinya akan membolehkan perusahaan pertambangan berstatus eksplorasi untuk IPO.

"Dengan pasokan modal yang bertambah, mereka pasti akan cenderung mencari kontraktor-kontraktor yang sudah terpercaya," jelas Errinto.

Saat ini, DOID, melalui anak usaha, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), tercatat sebagai kontraktor pertambangan beberapa perusahaan besar seperti PT Kaltim Prima Coal, PT Adaro Indonesia dan PT Berau Coal Energy Tbk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×