kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Asumsi perekonomian membaik, begini dampaknya terhadap IHSG


Selasa, 17 Agustus 2021 / 16:43 WIB
ILUSTRASI. Asumsi perekonomian membaik, begini dampaknya terhadap IHSG


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Namun, seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang cenderung membaik di tahun depan, Regina menyebut pelaku pasar perlu mewaspadai perubahan kebijakan moneter oleh Bank Indonesia selaku pemegang kebijakan moneter.

Sebab, membaiknya ekonomi diiringi adanya peningkatan inflasi karena tingkat konsumsi masyarakat dan mobilitas yang meningkat.  Maka, ada potensi bagi BI untuk melakukan perubahan kebijakan moneter guna menjaga tingkat inflasi dan daya beli atau konsumsi masyarakat.

Hal ini juga berlaku untuk Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed. Apabila pertumbuhan ekonomi AS, terutama dari sisi inflasi dan ketenagakerjaan terus membaik, maka ada potensi bagi The Fed untuk merubah kebijakan moneter yang ada pada tahun 2022, sehingga hal ini juga perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar.

Senada, Rifqi menyebut, dari faktor eksternal, arah kebijakan moneter adalah kebijakan tightening yang mampu menjadi risiko out flow dan risiko pembiayaan, yang pada akhirnya bisa menjadi sentimen negatif bagi IHSG.

Dengan asumsi tersebut, MNC Sekuritas tetap mempertahankan target IHSG akhir tahun 2021, dengan base case scenario di level 6.320, level 7.221 untuk bullish scenario, dan 5.651 untuk bearish scenario

Selanjutnya: IHSG melemah 1,02% ke 6.076 pada akhir sesi pertama, asing beli BUKA, TLKM, BBRI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×