kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Astra Agro Lestari (AALI) Anggarkan Capex Rp 1,4 Triliun di 2024, Ini Penggunaannya


Selasa, 23 April 2024 / 17:58 WIB
Astra Agro Lestari (AALI) Anggarkan Capex Rp 1,4 Triliun di 2024, Ini Penggunaannya
ILUSTRASI. Perkebunan kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). AALI Anggarkan Capex Hingga Rp 1,4 Triliun di Tahun 2024, Ini Penggunaannya.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,3 triliun - Rp 1,4 triliun di tahun 2024.

Angka tersebut tak berbeda jauh dari anggaran capex AALI di tahun 2023 yang sebesar Rp 1,4 triliun. Namun, realisasi capex di tahun 2023 sebesar Rp 1,23 triliun.

Presiden Direktur AALI, Santosa mengatakan, capex AALI di tahun ini sebagian besar akan digunakan untuk penanaman kembali alias replanting.

Dari anggaran capex mencapai Rp 1,4 triliun di tahun 2024, sekitar Rp 600 miliar - Rp 700 miliar akan dialokasikan untuk replanting.

Baca Juga: Astra Agro Lestari (AALI) Putuskan Tebar Dividen 2023, Cek Besarannya

“Kami menargetkan replanting minimal 4.500-5.00 hektare. Kondisi usia tanaman kami rata-rata 16 tahun,” ujarnya dalam paparan publik RUPST AALI, Selasa (23/4).

Saat ini, AALI memiliki total area tertanam sebesar 285,4 ribu hektar yang tersebar di Pulau Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.

 

“Selain untuk replanting, capex juga akan digunakan untuk perawatan rutin, serta pergantian transportasi dan alat pengangkutan,” paparnya.

Pada tahun 2023, AALI mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,05 triliun. Angka ini turun 38,85% dari laba bersih di tahun 2022 yang sebesar Rp 1,72 triliun.

Baca Juga: Begini Tanggapan Astra Agro Lestari (AALI) Soal Efek El Nino Bagi Industri Sawit

AALI juga membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 20,74 triliun sepanjang tahun lalu, turun 4,96% secara tahunan dari Rp 21,82 triliun di tahun 2022. 

Jika dirinci, segmen minyak sawit mentah dan turunannya menyumbang sebesar Rp 19,22 triliun ke pendapatan AALI di tahun 2023. Lalu, pendapatan inti sawit dan turunannya sebesar Rp 1,5 triliun, dan pendapatan lainnya sebesar Rp 21,72 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×