kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

AS Perpanjang Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Melonjak


Kamis, 30 April 2026 / 09:48 WIB
AS Perpanjang Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Melonjak
ILUSTRASI. Harga minyak mentah kembali melonjak setelah Amerika Serikat (AS) berencana untuk memperpanjang blokade di Selat Hormuz. (REUTERS/Alexander Manzyuk)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga minyak mentah kembali melonjak setelah Amerika Serikat (AS) berencana untuk memperpanjang blokade di Selat Hormuz.

Mengutip Bloomberg, Kamis (30/4/2026) pukul 09.45 WIB, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2026 di New York Mercantile Exchange ada di level US$ 108,89 per barel, naik 1,88% dari sehari sebelumnya. 

“Harga minyak mentah WTI melonjak di atas US$ 107 per barel pada Kamis, dengan kenaikan hampir 15% sepanjang pekan ini, didorong oleh kombinasi risiko geopolitik dan pengetatan suplai global,” ujar BRI Danareksa Sekuritas dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,23% ke Rp 17.366 per Dolar AS pada Kamis (30/4) Pagi  

BRI Danareksa Sekuritas melihat kenaikan harga minyak mentah WTI dipengaruhi beberapa hal. Antara lain eskalasi Timur Tengah. Konflik yang masih berlangsung membuat Selat Hormuz praktis tertutup, mengganggu jalur distribusi energi global yang krusial.

Lalu, kebijakan AS. Presiden Donald Trump menegaskan AS akan mempertahankan blokade laut terhadap Iran hingga tercapai kesepakatan nuklir, dengan opsi memperpanjang kebijakan tersebut tanpa membebani konsumen domestik secara signifikan.

Merespon hal tersebut, Pemerintah Iran memperingatkan potensi pembalasan jika blokade berlanjut, serta menuduh AS menggunakan tekanan ekonomi untuk melemahkan stabilitas internal mereka.

Baca Juga: IHSG Melemah pada Perdagangan Kamis (30/4) Pagi, UNTR, MBMA, PGEO Top Losers LQ45

Adapun stok minyak mentah dan bahan bakar AS turun tajam dan ekspor melonjak ke rekor lebih dari 6 juta barel per hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×