kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

CASH Rights Issue Rp237 Miliar, Fokus Perkuat Modal di Tengah Tekanan Kinerja


Jumat, 01 Mei 2026 / 11:30 WIB
CASH Rights Issue Rp237 Miliar, Fokus Perkuat Modal di Tengah Tekanan Kinerja
ILUSTRASI. CASH siapkan rights issue Rp237 miliar untuk perbaiki modal. Kinerja 2025 tertekan, rugi bersih melonjak hampir 100% (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) menyiapkan aksi korporasi melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue senilai Rp237 miliar. Langkah ini ditempuh untuk memperbaiki struktur permodalan di tengah tekanan kinerja sepanjang 2025.

Perseroan akan menerbitkan hingga 996,67 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp238 per saham. Dana yang dihimpun akan dialokasikan untuk pelunasan utang sebesar 45,44%, modal kerja operasional 42,17%, serta belanja modal 12,39%.

“Rights issue ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan, seiring pertumbuhan GTV, menurunkan tekanan likuiditas jangka pendek, serta memberikan fleksibilitas bagi kami dalam menjalankan transformasi bisnis,” ujar manajemen perseroan dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga: Laba Merdeka Copper (MDKA) Meroket di Kuartal I-2026: Tambang Emas Pani Beri Kejutan!

Aksi ini dilakukan setelah kinerja CASH mengalami tekanan. Pendapatan perseroan turun 20,35% secara tahunan menjadi Rp110,18 miliar, terutama akibat penurunan penjualan perangkat sebesar 26,35% menjadi Rp77,02 miliar.

Di sisi lain, nilai transaksi bruto (gross transaction value / GTV) justru meningkat 77,8% secara tahunan. Namun, hal ini belum mampu menahan lonjakan rugi bersih yang mencapai Rp67,74 miliar atau naik 94,64% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan margin laba bersih minus 61,47%.

Kinerja tersebut turut berdampak pada struktur permodalan. Rasio utang terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio / DER) meningkat signifikan dari 0,93 kali pada akhir 2024 menjadi 3,38 kali per akhir 2025. Liabilitas naik 86,31% menjadi Rp209,60 miliar, sementara ekuitas turun 48,8% menjadi Rp62,04 miliar.

 

“Kami menyadari bahwa tahun 2025 merupakan tahun yang menantang bagi industri pembayaran digital, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan volume transaksi dan monetisasi. Saat ini kami sedang melakukan penyesuaian strategi dengan fokus pada kualitas merchant dan optimalisasi utilisasi, bukan hanya ekspansi kuantitatif,” ujar manajemen cashUP.

Dengan rights issue ini, perseroan berharap dapat menurunkan tekanan likuiditas sekaligus memperkuat fondasi keuangan untuk mendukung strategi bisnis ke depan di tengah persaingan industri pembayaran digital yang semakin kompetitif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×