kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Aneka Tambang (ANTM) akan fokus pada bisnis hilirisasi pada 2020


Kamis, 19 Desember 2019 / 14:51 WIB
Aneka Tambang (ANTM) akan fokus pada bisnis hilirisasi pada 2020
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), memiliki jajaran direksi baru. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), emiten anggota indeks Kompas100 ini, merombak tiga jajaran direksinya.

Tiga direksi yang dirombak diantaranya Direktur Utama dijabat oleh Dana Amin menggantikan Arie Prabowo Ariotedjo. Anton Herdianto diangkat menjadi Direktur Keuangan menggantikan Dimas Wikan Pramuditho.

Selain itu, pemegang saham juga menghendaki pengangkatan Risono menjadi Direktur Pengembangan Usaha menggantikan Sutrisno S. Tatetdagat.

Baca Juga: Gantikan Arie Prabowo, Dana Amin diangkat jadi dirut Aneka Tambang (ANTM)

Secara singkat kepada awak media, Direktur Niaga Aneka Tambang Aprilandi Hidayat Setia mengatakan, pergantian direksi ini tidak lepas dari adanya rencana transformasi bisnis perseroan, yakni hilirisasi. 

Aprilandi melanjutkan, tahun 2020 merupakan tahun yang menantang bagi ANTM. Sebab, mulai tahun depan Pemerintah akan menutup keran ekspor bijih nikel. Hal inilah yang kemudian membuat Antam menaruh fokus pada bisnis hilirisasi mulai tahun depan.

“Kami di 2020 akan fokus ke arah hilirisasi yang menjadi target bagi Antam ke depannya. Dimana dengan kondisi yang menantang ini maka perusahaan menyiapkan strategi-strategi ke depannya,” ujar Aprilandi usai RUPSLB di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (19/12).

Baca Juga: Kabar larangan ekspor bauksit berhembus, ini tanggapan Kementerian ESDM dan produsen

Strategi-strategi ini telah tertuang dalam rencana jangka panjang perusahaan (RJPP) ANTM dan sudah ada beberapa yang telah diimplementasikan, baik dari sisi hilirisasi bijih nikel, bauksit, dan emas.

Untuk diketahui, saat ini proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) dengan kapasitas produksi sebesar 13.500 ton nikel dalam feronikel (Tni). Konstruksi Pabrik ditargetkan memasuki fase commisioning pada 2020. Hingga kuartal III 2019, realisasi konstruksi proyek telah mencapai 98%.




TERBARU

Close [X]
×