kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Analis yakin kinerja INDF bisa pulih


Jumat, 21 Maret 2014 / 19:19 WIB
UNVR Mentok ARB, Saham-saham Ini Banyak Dijual Asing pada Perdagangan Senin (31/10)


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kinerja PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sepanjang tahun 2013 lalu berada di bawah estimasi analis. Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securties mengatakan, dari sisi laba bersih, tadinya INDF diperkirakan masih bisa menorehkan kenaikan tipis sebesar 5%.

Rontoknya laba memang disebabkan membengkaknya beban keuangan hingga dua kali lipat dan adanya rugi selisih kurs. Kinerja anak usaha agribisnis juga belum menggembirakan, sehingga menyeret laba INDF merosot 23,2% year on year (yoy).

Meski demikian, INDF diramalkan bisa pulih di tahun ini. Pasalnya, grup ICBP semakin agresif berekspansi, dan bakal memberikan margin laba lumayan tinggi. Grup agribisnis juga diharapkan bisa tertopang dari membaiknya harga komoditas di tahun ini.

"Penjualan di tahun lalu masih meningkat, artinya INDF masih bisa bertahan, meski banyak beban yang menggerus labanya," ujarnya. INDF juga akan tertolong dari anak usaha barunya di China yang bergerak di budidaya dan pengolahan sayuran. 

Namun tak dipungkiri, anjloknya laba bersih INDF tahun 2013 akan berpengaruh pada pergerakan saham INDF dalam jangka pendek. Menurutnya, saham INDF bisa terkoreksi ke level Rp 7.000.

"Mungkin akan ada koreksi 3%-4% menanggapi laporan keuangan ini. Tetapi akan rebound kembali," ujarnya.

Reza merekomendasikan buy on weakness untuk saham INDF dengan target harga Rp 7.500. Saham INDF ditutup menguat 1,38% menjadi Rp 7.325 per saham pada perdagangan Jumat (21/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×