kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.919   49,00   0,27%
  • IDX 5.668   -152,82   -2,63%
  • KOMPAS100 732   -20,49   -2,72%
  • LQ45 558   -14,62   -2,55%
  • ISSI 197   -4,63   -2,30%
  • IDX30 318   -7,71   -2,37%
  • IDXHIDIV20 392   -9,50   -2,37%
  • IDX80 83   -2,27   -2,66%
  • IDXV30 107   -1,92   -1,77%
  • IDXQ30 102   -2,53   -2,42%

Analis ramal IHSG besok banyak diwarnai aksi profit taking


Kamis, 13 September 2018 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Anna Maria Anggita Risang | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis(13/9) berhasil menguat ke zona hijau. Pada penutupan perdagangan hari Kamis, indeks naik 1,04% ke level 5.858,27. Investor asing mencatakan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 193,72 miliar.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menyatakan, penguatan IHSG disetir perundingan baru antara Amerika Serikat dan China yang meredakan tensi perang dagang. Makanya bursa Asia menjadi positif, termasuk Indonesia.

"Selain itu rupiah masih mencoba menguat walaupun tipis, namun berhasil disambut positif oleh pasar,” tambah William kepada Kontan.co.id, Kamis (13/9). 

Sementara itu, William Siregar, analis Paramitra Alfa Sekuritas menjelaskan, satu-satunya sentimen yang berpengaruh pada penguatan IHSG hari ini yakni masih tingginya minat investor dalam lelang surat utang negara (SUN). 

Namun ia memprediksi pada perdagangan esok hari, Jumat (14/9) IHSG akan terkoreksi ke level support 5.828 dan resistance 5.870. Turunnya IHSG akan dipengaruhi oleh penantian kenaikan suku bunga The Fed, sehingga para pelaku pasar cenderung wait and see dan memilih profit taking

Di sisi lain William Hartanto meramalkan indeks hari Jumat akan melanjutkan penguatan dengan rentang 5.800-5.900. Dengan sentimen positif dari Amerika Serikat dengan China, dan juga mulai membaiknya nilai rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×