kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Analis: Fundamental saham gorengan cenderung polesan


Selasa, 21 Agustus 2018 / 22:25 WIB
Analis: Fundamental saham gorengan cenderung polesan
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa harga saham tercatat mengalami kenaikan signifikan sepanjang 2018. Padahal, saham tersebut rata rata memiliki volume transaksi yang kecil.

Analis Royal Investium Sekuritas, Wijen Ponthus mengatakan, kenaikan tersebut disebabkan ulah oknum baik sengaja maupun tidak sengaja membeli saham, hingga mendorong harga naik. "Selain itu, kenaikan tinggi dengan volume transaksi kecil juga dikarenakan saham yang tidak likuid," kata Wijen kepada Kontan.co.id, Selasa (21/8).

Dia menganjurkan, agar investor menghindari saham saham seperti itu. Lebih baik membeli saham yang jelas memiliki likuiditas bagus, laporan keuangan yang solid dengan laba baik, serta manajemen yang kredibel. "Sedangkan saham saham seperti ini (naik signifikan), selain punya volatilitas tinggi, juga sangat berisiko," ujarnya.

Untuk main aman, investor ada baiknya melirik saham saham dari perusaaan yang lebih terbukti dan lebih besar, seperti saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan.

Investor juga jangan hanya terpaku pada return saham year to date (ytd) saja. Padahal, saham third liner jelas jelas berisiko tinggi, sehingga perlu ada pemahaman lebih dalam bagi investor. "Ketika membel saham, jangan dilihat return ytd saja, perhatikan laporan keuangannya, manajemennya, volatilitasnya dan likuiditasnya," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×