kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Analis: Buy saham JSMR di saat rencana right issue


Kamis, 07 April 2016 / 20:52 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Emiten operator jalan tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tetap berencana right issue tahun ini meskipun Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun ini dibatalkan. Perseroan telah mengusulkan kepada Kementerian BUMN untuk melakukan right issue dengan tingkat delusi pemerintah maksimal 10%.

Melalui aksi tersebut, JSMR mengharapkan bisa mengantongi dana segar Rp 8 triliun yang akan digunakan untuk melanjutkan ekspansi proyek tol baru. Tahun ini, perseroan tengah membidik hak pengelolaan enam ruas jalan tol baru melalui proses tender akuisisi dan project initiative sepanjang 352,4 km dengan total perkiraan investasi Rp 49 triliun.

Untuk melakukan investasi tersebut perseroan membutuhkan penambahan ekuitas agar bisa menjaga Debt to Equity Ratio (DER) tidak lebih dari 5 kali dan Interest Coverage Rate (ICR) sedikitnya 1,25 kali. Pasalnya, saat ini perseroan juga tengah melakukan investasi pembangunan jalan tol sepanjang 459,8 km dengan nilai investasi Rp 40,4 triliun yang di targetkan rampung tahun 2018 dan 2019.

Saat ini pembahasan PMN masih tersangkut di DPR. Jika itu dibatalkan, JSMR tetap ingin melakukan penambahan ekuitas. Direktur Utama JSMR, Adityawarman baru-baru mengatakan usulan tersebut pada dasarnya diterima Kementerian BUMN. "Bu Menteri ingin porsi pemerintah tidak boleh kurang dari 60%. Sementara Porsi pemerintah saat ini mencapai 70%." ujarnya.

Suria Dharma, Analis Buana Capital mengatakan right issue tersebut berdampak positif terhadap prospek JSMR ke depan karena bisa memperkuat ruang pendanaan untuk melakukan ekspansi bisnis. Hanya saja yang menjadi persoalan menurut apakah ada yang akan menyerap dana sebesar itu. "Target tersebut over optimis. Sedangkan PMN kemarin hanya berapa?," ujarnya, Kamis (7/4).s




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×