CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Analis Astronacci rekomendasikan BOW untuk Saham UNVR


Selasa, 23 Oktober 2018 / 21:11 WIB
ILUSTRASI. Kantor PT Unilever Tbk (UNVR)


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laporkan kenaikan laba perusahaan hingga 39,7% di kuartal III 2018, prospek saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) diyakini semakin baik. Secara teknikal, saham emiten ini cukup menarik untuk dilirik saat ini.

Head of Research Astronacci International Anthonius Edyson mengatakan, bahwa secara teknikal saham UNVR masih cukup bagus. Bahkan, indek sahamnya cenderung mulai kembali memasuki tren bullish. "Ini dimana terbentuk higher peak dan higher trough yang berkelanjutan, sebagai salah satu konfirmasi tren bullish," kata Anthon kepada Kontan, Selasa (23/10).

Rekomendasi dari Astronacci International untuk saham UNVR, idealnya investor bisa melakukan buy on weaknes (BOW) selama bergerak di atas Rp 43.000, dengan potensi upside menuju Rp 50.000.

Apalagi, dengan laporan bahwa laba UNVR sukses tumbuh hingga 39% di kuartal III 2018, diyakini mampu mendukung konfirmasi teknikal indeks saham tersebut. Sehingga, UNVR bisa dibeli dengan target harga hingga akhir 2018 yakni Rp 44.400 hingga Rp 44.700.

"Secara keseluruhan, untuk jangka menengah UNVR juga memiliki peluang untuk tetap bullish, didukung juga dengan hasil laporan keuangan perusahaan," tandasnya.

Sebagai informasi, UNVR bukukan kenaikan laba sebanyak 39,7% dari Rp 5,22 menjadi Rp 7,3 triliun per September 2018. Diikuti kenaikan tipis pada penjualan Perseroan yang hanya 0,96%. Sedangkan untuk penjualan bersih, UNVR mencatatkan kenaikan 5,5% di kuartal III 2018 menjadi Rp 10,3 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×