kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.232   -33,16   -0,40%
  • KOMPAS100 1.161   -7,12   -0,61%
  • LQ45 831   -8,03   -0,96%
  • ISSI 295   -0,61   -0,21%
  • IDX30 433   -2,76   -0,63%
  • IDXHIDIV20 518   -3,41   -0,66%
  • IDX80 130   -0,96   -0,74%
  • IDXV30 143   -0,20   -0,14%
  • IDXQ30 140   -1,18   -0,83%

Anak Usaha Memang Lelang Frekuensi, Analis Proyeksi Jadi Katalis Positif Saham WIFI


Rabu, 15 Oktober 2025 / 21:01 WIB
Anak Usaha Memang Lelang Frekuensi, Analis Proyeksi Jadi Katalis Positif Saham WIFI
ILUSTRASI. Anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Telemedia Komunikasi Pratama berhasil memenangi lelang pita frekuensi radio 1,4 GHz untuk untuk Layanan Akses Nirkabel Pitalebar atau Broadband Wireless Access (BWA).


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Telemedia Komunikasi Pratama berhasil memenangi lelang pita frekuensi radio 1,4 GHz untuk untuk Layanan Akses Nirkabel Pitalebar atau Broadband Wireless Access (BWA). 

Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang dirilis pada Rabu (15/10/2025), PT Telemedia Komunikasi Pratama menjadi peringkat pertama di Regional I dengan harga penawaran Rp 403,76 miliar. 

PT Telemedia Komunikasi Pratama berhasil mengungguli dua perusahaan lainnya, yaitu PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan harga penawaran Rp 399,76 miliar dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic) di harga Rp 331,77 miliar. 

Adapun Regional I meliputi Pulau Jawa, Papua dan Maluku. Sementara Regional II terdiri dari Pulau Sumatera, Bali dan Nusa Tenggara. Terakhir, Komdigi memasukan Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi ke dalam Regional III. 

Baca Juga: Hasil Lelang Frekuensi 1,4 GHz: Solusi Sinergi Digital (WIFI) Menang Regional I

Pengamat Pasar Modal Indrawijaya Rangkuti mengatakan perusahaan telekomunikasi yang dapat menguasai Regional I memiliki peluang untuk menguasai pasar ritel di masa mendatang. 

“Operator yang menguasai Regional 1 tidak hanya membeli frekuensi, tetapi membeli akses langsung ke jantung konsumen Indonesia. Ini kesempatan untuk menggelar layanan FWA yang masif dan cepat,” jelasnya, Rabu (15/10/2025). 

Menurutnya, kemenangan PT Telemedia Komunikasi Pratama di wilayah strategis ini memungkinkan WIFI atau yang dikenal dengan Surge untuk segera menggelar layanan Fixed Wireless Access (FWA) secara masif. 

 

Indrawijaya menyebut kabar kemenangan PT Telemedia Komunikasi Pratama akan menjadi katalis positif kuat bagi pergerakan saham WIFI. Dia memproyeksikan WIFI akan bergerak di support penting di Rp 3.210 dan support minor di Rp 3.500. 

 “Sementara, level Rp 5.175 sangat berpotensi menjadi target di akhir 2025. Ini mengingat sudah beberapa kali all time high, dan juga berdasarkan kalkulasi dari metode entry exit," ucapnya. 

Pada akhir perdagangan Rabu (15/10/2025), saham WIFI ditutup turun 12,23% ke level Rp 3.300. Namun jika ditarik lebih jauh lagi, saham WIFI sudah melesat 704,88% sepanjang tahun berjalan ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×