kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.197   -9,00   -0,05%
  • IDX 7.618   -16,37   -0,21%
  • KOMPAS100 1.055   0,20   0,02%
  • LQ45 759   -0,14   -0,02%
  • ISSI 276   -0,88   -0,32%
  • IDX30 403   -0,44   -0,11%
  • IDXHIDIV20 491   0,58   0,12%
  • IDX80 118   -0,05   -0,04%
  • IDXV30 139   -0,94   -0,67%
  • IDXQ30 129   0,10   0,08%

Anak Usaha Barito Renewables Energy (BREN) Raih Penghargaan PROPER Emas dari KLH


Senin, 20 April 2026 / 12:22 WIB
Anak Usaha Barito Renewables Energy (BREN) Raih Penghargaan PROPER Emas dari KLH
ILUSTRASI. Star Energy Geothermal - PT Barito Renewables Energy Tbk BREN (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melalui Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd (SEGWWL) yakni Star Energy Geothermal berhasil meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan ini diperoleh sebagai pengakuan atas kinerja lingkungan yang melampaui kepatuhan dan kontribusi terhadap kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.

Presiden Direktur Barito Renewables Energy dan Grup CEO Star Energy Geothermal, Hendra Soetjipto Tan mengatakan, Star Energy Geothermal berkomitmen untuk menjalankan operasional bisnis yang bertanggung jawab, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Bukti nyata komitmen ini kembali terukir dalam penghargaan PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup. 

"Kami akan terus melakukan inovasi untuk menjadikan operasional lebih efisien dan memberikan manfaat besar bagi masyarakatm," ujar dia dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/4/2026).

Baca Juga: Saham BREN Anjlok, Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi Jadi Sorotan

Keberhasilan PLTP Wayang Windu yang berlokasi di Pangalengan, Kabupaten Bandung dalam meraih PROPER Emas ini diperoleh berkat inovasi yang dilakukan. Di bidang efisiensi energi, program WW Retro (retrofit cooling tower unit-1 dan unit-2) dapat menghemat energi dalam proses cooling tower sebesar 31.622,4 GJ. 

Berikutnya, penurunan emisi melalui program PACE WW (pendinginan cerdas Wayang Windu). Program PACE WW dapat menurunkan tingkat emisi Gas Rumah Kaca hingga 1.756.687 ton karbon dioksida (CO2) per tahun. Selain itu, 3R Limbah B3 dalam bentuk Program ASIS TURBO (Artificial Oil & Sweetening System berbasis MSA) untuk mereduksi oli bekas pada operasional turbin. Program ini telah berjalan dan berhasil menghemat 17,94 liter. 

Baca Juga: Barito Renewables (BREN) Percepat Periode Buyback Saham Meski Harga Masih Anjlok

Sementara itu, dua pembangkit Star Energy Geothermal lainnya yaitu PLTP Salak, Sukabumi dan PLTP Darajat, Garut masing-masing mendapat PROPER Hijau. Prestasi ini menunjukkan keberpihakan yang besar dari perusahaan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Penghargaan ini adalah apresiasi atas kerja keras seluruh tim dalam memastikan operasional panas bumi Star Energy Geothermal berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan. 

Saat ini, ketiga aset panas bumi Star Energy Geothermal memiliki total kapasitas terpasang sebesar 926 megawatt (MW), sehingga menjadikan BREN sebagai salah grup perusahaan yang memiliki portofolio panas bumi terbesar saat ini. 

Pada akhir 2026, BREN diproyeksikan akan mengoperasikan total 1 gigawatt (GW) kapasitas panas bumi serta 79 MW kapasitas tenaga bayu.

Baca Juga: Tambah Kapasitas, Barito Renewables (BREN) Siap Operasikan 1 GW Panas Bumi Akhir 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×