kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Stock Split Multipolar Technology (MLPT) Mampu Tingkatkan Likuiditas Jangka Pendek


Rabu, 22 Juli 2026 / 20:32 WIB
Stock Split Multipolar Technology (MLPT) Mampu Tingkatkan Likuiditas Jangka Pendek
ILUSTRASI. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) (DOK/PT Multipolar Technology Tbk (MLPT))


Reporter: Rashif Usman | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) resmi melakukan stock split dengan rasio 1:25. Pada perdagangan pertamanya pasca stock split, Rabu (22/7/2026), saham MLPT melonjak hingga tembus batas auto rejection atas (ARA).

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham MLPT ditutup menguat 25% ke level Rp1.625 per saham pada perdagangan Rabu (22/7/2026).

BEI juga menetapkan harga harga teoretis saham MLPT sebesar Rp 1.040 per saham setelah pelaksanaan stock split dengan rasio 1:25. Harga teoretis tersebut dihitung berdasarkan harga penutupan saham MLPT pada akhir periode cum di pasar reguler tanggal 20 Juli 2026 sebesar Rp 25.950 per saham.

Baca Juga: Suku Bunga Acuan Ditahan di 5,75% di Juli 2026, Akankah Terjadi Rotasi Sektor Saham?

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, secara keseluruhan, stock split berpotensi meningkatkan daya tarik dan likuiditas saham MLPT dalam jangka pendek.

Namun, keberlanjutan kenaikan harga saham akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba secara konsisten. 

"Jika fundamental terus menguat dan likuiditas perdagangan meningkat, maka peluang re-rating valuasi saham MLPT juga menjadi lebih terbuka," kata Nafan kepada Kontan, Rabu (22/7/2026).

Nafan juga menambahkan aksi stock split pada dasarnya hanya membuat harga saham menjadi lebih terjangkau secara nominal bagi investor.

Sementara itu, untuk menentukan suatu saham berada pada level murah atau mahal, investor tetap perlu melihat aspek valuasi fundamental perusahaan.

 

Beberapa indikator yang dapat menjadi pertimbangan antara lain price to earnings ratio (PER), price to book value (PBV), pertumbuhan laba, serta prospek bisnis perusahaan ke depan.

Dari sisi pergerakan saham, saat ini Nafan merekomendasikan not rated MLPT karena dianggap tidak likuid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×