kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.693   107,00   0,61%
  • IDX 6.463   -260,71   -3,88%
  • KOMPAS100 857   -36,41   -4,08%
  • LQ45 637   -20,77   -3,16%
  • ISSI 234   -9,45   -3,89%
  • IDX30 362   -9,71   -2,62%
  • IDXHIDIV20 445   -9,93   -2,18%
  • IDX80 98   -3,72   -3,65%
  • IDXV30 127   -3,05   -2,35%
  • IDXQ30 116   -2,80   -2,35%

Aksi jual asing diprediksi berlanjut bila AS dan China terus ribut


Jumat, 29 November 2019 / 22:46 WIB
ILUSTRASI. Investor sedang mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Jumat (22/11).


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Kalau dilihat dari tingkat risikonya, malah jauh lebih aman. " Jadinya kalau  dilihat capital asing yang terus melakukan capital outflow, mungkin kedua hal tersebut menjadi salah satu faktor," katanya ketika dihubungi Kontan.co.id, Jumat (29/11).

Di samping itu, Nico melihat kondisi pasar domestik sesungguhnya jadi faktor lain. akan tetapi sejauh ini, Nico masih optimistis terhadap pasar domestik sebab cukup kuat menghadapi kondisi saat ini.

Baca Juga: IHSG ditutup rebound 0,99% ke 6.011,83, akhiri penurunan enam hari beruntun

Terbukti dari indeks di bawah 6.000 tetapi masih bisa bertahan, lanjutnya.

Aksi jual oleh investor asing ini akan terus berlangsung selama kedua negara itu tidak kunjung menemui titik terang. Nico juga melihat, kesepakatan antara kedua negara tersebut walau kecil saja bisa menjadi tolok ukur perekonomian tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×