Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan setelah dibuka pada perdagangan hari pertama pekan ini.Indeks tertekan berbagai sentimen negatif mulai dari pelemahan rupiah hingga kondisi geopolitik global yang kian memanas.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melanjutkan pelemahan hingga 3,23% ke level 6.505,95 pada pada pukul 09.34 WIB, Senin (18/5/2026).
IHSG mengalami tekanan besar dari pelemahan sejumlah indeks sektoral yaitu sektor barang baku, infrastruktur, perindustrian, transportasi dan energi.
Baca Juga: IHSG Ambruk 1,98% ke 6.723, Top Losers LQ45: CUAN, AMMN dan MDKA, Rabu (13/5)
Total volume perdagangan saham di BEI pada pukul 09.34 mencapai 8,59 miliar dengan nilai transaksi Rp 4,92 triliun.
Ada 575 saham yang melemah jadi pemberat IHSG, 97 saham menguat dan 65 saham lainnya stagnan.
IHSG tertekan pelemahan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang secara bergantian jadi top losers di LQ45 pagi ini.
Ada juga saham PT Hertadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga berada di urutan top losers LQ45 yang turut membuat indeks terus tertekan.
Baca Juga: IHSG Ambruk 5,2%, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing Sepekan Terakhir
Sementara itu,PT Astra International Tbk (ASII), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) serta PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) secara bergantian menempati top gainers di LQ45 pagi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













