kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.025   8,00   0,05%
  • IDX 7.068   -23,36   -0,33%
  • KOMPAS100 975   -2,13   -0,22%
  • LQ45 718   0,76   0,11%
  • ISSI 251   -1,15   -0,46%
  • IDX30 389   0,82   0,21%
  • IDXHIDIV20 488   -1,26   -0,26%
  • IDX80 110   -0,19   -0,17%
  • IDXV30 135   -1,26   -0,93%
  • IDXQ30 127   0,21   0,16%

Akan delisting, SCPI masih mencari pemegang saham


Kamis, 20 Juli 2017 / 16:34 WIB
Akan delisting, SCPI masih mencari pemegang saham


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Upaya PT Merck Sharp Dhome Pharma Tbk (SCPI) untuk delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menemui kendala. Perusahaan farmasi ini sudah mengajukan rencana untuk menarik diri dari BEI sejak 2014. Namun, prosesnya terganjal oleh belum ditemukanya 471 pemegang saham ritel.

Direktur SCPI, Novian Zein memapakan, kendalanya yaitu masih banyak pemegang saham minoritas yang belum melepaskan saham. Meskipun demikian, SCPI tetap akan mencari pemegang saham ini, dalam rangka untuk memenuhi ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Ada yang megang saham hanya 100 lembar dan tidak ditemukan. Mungkin juga ada yang sudah passed away," ujarnya kepada KONTAN, hari ini.

Seperti diketahui, sampai saat ini masih ada 471 pemegang saham yang memegang 46.464 saham SCPI yang belum dibeli kembali oleh SCPI. Untuk mengatasi hal itu, SCPI didampingi konsultan untuk mengecek langsung alamat pemegang saham yang sudah berganti.

Novian menyampaikan bahwa alasan delisting karena SCPI sudah tidak membutuhkan dana publik. SCPI sudah bisa memenuhi kebutuhan kita dari sumber dana internal.Selain itu induk usaha Merck Sharp & Dhome Corp sebagai induk usaha siap mendanai bisnis perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×