kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

SCPI anggarkan US$ 2 juta untuk upgrade pabrik


Kamis, 20 Juli 2017 / 14:07 WIB


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. PT Merck Sharp Dohme Pharma Tbk (SCPI) tahun ini menganggarkan capital expenditure (capex) sebesar US$ 1,5 juta sampai US$ 2 juta. SCPI akan menggunakan belanja modal ini untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.

Direktur SCPI, Novian Zein mengatakan, jumlah capex setiap tahunnya hampir sama supaya tidak membebani biaya produksi perusahaan. Anggaran ini bakal digunakan untuk memenuhi persyaratan regulasi yang terbaru, pembaharuan teknologi dan upgrade fasilitas dengan peremajaan mesin.

Mengingat produk SCPI banyak diekspor ke beberapa negara, fasilitas yang dibangun berstandar internasional. Untuk itu, kata Novian, fasilitas yang ada selalu di-upgrade dengan teknologi termutakhir, hal ini juga untuk memenuhi standar peraturan di beberapa negara yang terus meningkat. "Sehingga ketika market sudah dibuka semua requirement kita siap," ujarnya kepada KONTAN, Kamis (20/7).

Apalagi SCPI memproduksi obat-obat spesial, bukan obat generik. Ini membutuhkan penelitian dan teknologi terbaru untuk membuat produk-produk inovasi.

Tahun lalu SCPI baru selesai menambah satu pabrik baru di Pandaan. Dengan tambahan ini, maka jumlah pabrik SCPI menjadi dua pabrik di lokasi yang sama. Menurut Novian dengan adanya pabrik baru maka kapasitas produksi menjadi meningkat, ini juga yang menyebabkan penjualan SCPI bisa tumbuh tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×