kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Akan Bayar Dividen Rp 200 Per Saham, Segini Dividend Yield LPPF


Selasa, 27 Februari 2024 / 05:35 WIB
Akan Bayar Dividen Rp 200 Per Saham, Segini Dividend Yield LPPF
ILUSTRASI. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) berencana membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2023 sebesar Rp 200 per saham.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). LPPF berencana membayarkan dividen dari laba bersih tahun buku 2023 sebesar Rp 200 per saham. 

Direktur & Chief Financial Officer Matahari Niraj Jain mengatakan, LPPF berusaha mempertahankan kebijakan dividen dengan dividend payout ratio (DPR) minimal 50% dari laba bersih. 

"Kami mengusulkan pembayaran dividen sebesar Rp 200 per saham, yang harus mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)," ujar Niraj dalam earning calls, Senin (26/2). 

Niraj mengatakan, dividend payout ratio dari tahun buku 2023 LPPF mencapai 67%. Artinya, nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan kebijakan minimum yang ditetapkan oleh LPPF. 

Hingga akhir perdagangan Senin (26/2), LPPF parkir di level Rp 1.835 per saham atau turun 3,42%. Jika menggunakan harga penutupan tersebut, maka dividend yield LPPF mencapai 10,89%. 

Baca Juga: Melorot 51%, Matahari Department Store (LPPF) Kantongi Laba Rp 675 Miliar pada 2023

Sebagai gambaran, LPPF membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 675,36 miliar di 2023. Laba merosot 51,17% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 1,38 triliun di 2022.

Sejalan dengan penurunan kinerja keuangan itu, jumlah dividen tunai yang bakal dibagikan LPPF pun ikut merosot. Tahun lalu, LPPF membagikan dividen sebesar Rp 525 per saham. 

Secara keseluruhan, LPPF membagikan Rp 1,24 triliun sebagai dividen. Adapun pada tahun buku 2022, LPPF mengantongi laba bersih sebesar Ro 1,38 triliun atau naik 51,5% YoY dari Rp 913 miliar. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×