kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Akan ada holding rumahsakit BUMN, begini tanggapan emiten RS swasta


Kamis, 30 Januari 2020 / 19:01 WIB
ILUSTRASI. Rumah Sakit Mitra Keluarga


Reporter: Kenia Intan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir menyatakan akan membentuk holding rumahsakit untuk membawahi bisnis rumahsakit milik BUMN. Rencananya, holding akan direalisasikan pada Juni 2020.

Langkah ini perlu diambil supaya BUMN-BUMN lebih fokus pada bisnis utamanya. Pasalnya, menurut Erick Thohir pendapatan rumahsakit BUMN diperkirakan mencapai Rp 5 triliun per tahun secara konsolidasi.

Menanggapi hal ini, emiten rumahsakit Grup Lippo PT Siloam Interanational Hospitals Tbk (SILO) menyambut dengan positif rencana holding rumahsakit BUMN

Baca Juga: Ini daftar BUMN yang memiliki bisnis rumah sakit besar, siapa saja?

"Karena dengan konsolidasi, akan menciptakan group expertise, standarisasi proses, dan yang terpenting improved outcomes," kata Caroline Riady, Wakil Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk ketika dihubungi Kontan.co.id, Kamis (30/1).

Ia menambahkan, kebutuhan pelayanan kesehatan di Indonesia besar sekali dan tidak ada satu pihak manapun yang bisa memenuhi kekurangan yang ada.

Hanya dengan Public-Private Partnership yang kuat, kebutuhan masyarakat bisa terlayani dengan baik dan produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia akan bisa maksimal sesuai prioritas yang sudah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.




TERBARU

[X]
×