kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

ADHI pilih lepas Adhi Persada Gedung tahun depan


Selasa, 25 Oktober 2016 / 20:45 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengubah rencana penawaran perdana saham (IPO) anak usahanya. Semula, perusahaan konstruksi ini menargetkan untuk melepas 30% saham PT Adhi Persada Properti (APP) awal tahun depan namun kemudian ditunda.

Emiten konstruksi pelat merah ini lebih memilih mendahulukan IPO anak usahanya yang lain. ADHI akan melepas membawa PT Adhi Persada Gedung (APG) melantai di bursa saham Indonesia. "Ini akan kita IPO-kan semester II tahun depan." Kata Harris Gunawan, Direktur Keuangan Adhi Karya pada KONTAN, Selasa (25/10).

ADHI memilih mendahulukan IPO APG lantaran bisnisnya lebih prospektif. Apalagi tahun depan , pembangunan gedung-gedung diperkirakan akan semakin meningkat. Namun sebelum IPO, perseroan akan menginjeksi modal anaknya ini sebesar Rp 500 miliar pada awal tahun depan agar lebih menarik bagi investor.

Sama dengan konsep IPO APP sebelumnya, saham APG akan dilepas 30-40% dengan target dana sekitar Rp 1,5 triliun. Sementara penundaan dilakukan lantaran mereka masih mengonsolidasikan aset APP saat ini.

Selain itu, kondisi pasar properti juga belum pulih sehingga perseroan masih fokus melakukan perbaikan bisnis anak usahanya ini agar ini bisa mendatangkan profit lebih gemuk ke depannya.

Di samping itu, Adhi Karya juga akan fokus melakukan spin off divisi bisnis TOD perusahaan dengan bisnis hotel tahun depan. Penggabungan ini bertujuan untuk memperkuat bisnis recurring income perseroan sehingga bisa IPO tahun 2018. Sementara IPO APP akan ditunda sampai situasi pasar properti ke depan membaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×