kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Ada kekhawatiran inflasi tinggi, Wall Street menyusul koreksi bursa global


Jumat, 05 Oktober 2018 / 06:49 WIB
ILUSTRASI. Bursa AS


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street memerah pada perdagangan Kamis (4/10). Dow Jones Industrial Average turun 0,75% ke 26.627,48.

Indeks S&P 500 turun 0,82% ke level 2.901,61. Sedangkan indeks Nasdaq turun 1,81% ke 7.879,51. Penurunan bursa Amerika Serikat (AS) ini menyusul penurunan pasar secara global pada perdagangan kemarin.

Rabu, Dow Jones mencetak rekor tertinggi. Secara year to date, indeks Dow Jones naik 7,72%.

Sedangkan kenaikan Nasdaq tahun ini mencapai 14,13%. S&P 500 menguat 8,53% dalam periode yang sama.

Imbal hasil US treasury naik ke level tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Artinya, harga surat utang AS ini menurun di tengah data ekonomi yang membaik. Komentar Federal Reserve pun memicu kekhawatiran inflasi yang lebih kencang.

Hari ini, pasar saham AS menunggu data non-farm payrolls yang diramal lebih tinggi daripada prediksi. Pasar juga menunggu pertumbuhan upah, terutama setelah Amazon.com menaikkan upah minimum menjadi US$ 15 per jam awal pekan ini.

"Angka pertumbuhan upah yang lebih tinggi daripada prediksi akan memicu ekspektasi bahwa inflasi mencapai lebih tinggi daripada target bank sentral pada 2%. The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga lebih cepat daripada proyeksi sebelumnya," kata Hussein Sayed, chief market strategist FXTM kepada Reuters.

Meski terkoreksi pada perdagangan kemarin, Wall Street sebenarnya bergerak di sekitar rekor tertinggi. "Kenaikan yield memberi peluang pasar untuk menarik napas di level yang sangat tinggi," kata Peter Cardillo, chief market economist Spartan Capital Securities.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×