kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.950   48,00   0,28%
  • IDX 7.597   -343,19   -4,32%
  • KOMPAS100 1.058   -53,21   -4,79%
  • LQ45 772   -33,74   -4,19%
  • ISSI 269   -14,36   -5,07%
  • IDX30 410   -16,74   -3,92%
  • IDXHIDIV20 502   -16,83   -3,24%
  • IDX80 119   -5,83   -4,68%
  • IDXV30 136   -5,17   -3,67%
  • IDXQ30 132   -4,99   -3,64%

Ada Force Majeure Akibat Gangguan di Selat Hormuz, Ini Langkah Mitigasi TPIA


Rabu, 04 Maret 2026 / 11:55 WIB
Ada Force Majeure Akibat Gangguan di Selat Hormuz, Ini Langkah Mitigasi TPIA


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menanggapi pengumuman force majeure yang dilakukan oleh emiten petrokimia tersebut menyusul gangguan pasokan minyak mentah di kawasan Selat Hormuz baru-baru ini.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporat PT Chandra Asri Pacific Tbk Suryandi mengatakan, sehubungan dengan konflik militer di kawasan Selat Hormuz, Timur Tengah, yang berdampak pada kelancaran distribusi bahan baku dalam rantai pasok, maka TPIA telah menyampaikan pemberitahuan force majeure kepada mitra usaha sesuai ketentuan kontraktual yang berlaku. 

Penyampaian ini merupakan langkah administratif yang dilakukan secara terukur berdasarkan kajian menyeluruh atas potensi implikasi terhadap pemenuhan kewajiban kepada pelanggan, serta sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: IHSG Amblas dan Sempat Sentuh Level 7.500, Ini Respons BEI

"Kami secara aktif memantau perkembangan situasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang terus berkembang, dan mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ketahanan operasional di seluruh unit bisnis kami," ungkap dia dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2026).

Sebagai mitigasi, TPIA akan mengurangi tingkat operasional (run rates) di pabrik perusahaan. Saat ini TPIA juga aktif melakukan koordinasi dengan pelanggan untuk memitigasi dampak gangguan pasokan tersebut. 

"Dalam kondisi global yang dinamis ini, kami berkomitmen menjaga kesinambungan operasional, ketahanan bisnis serta terus mengevaluasi potensi dampak terhadap kegiatan usaha kami," kata dia.

Baca Juga: Harga Saham Chandra Asri Pacific (TPIA) Anjlok Imbas Konflik di Timur Tengah

Seiring dengan pengumuman force majeure tersebut, harga saham TPIA terpantau anjlok 8,15% ke level Rp 5.350 per saham jelang akhir perdagangan sesi I, Rabu (4/3/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×